meramaikan tagged posts

Bangga! Koleksi Dari Perancang Busana dasar Indonesia Vivi Zubedi ikut Meramaikan Mercedes

Kamu juga bisa menemukan koleksi dengan unsur batik yang bisa dipadu padankan dalam segala aktivitas. Dia mengatakan, kelas perancang busana ini dibuka buat umum secara gratis alias tidak dipungut biaya. Kelas perancang ini, kata rato, juga tidak hanya dibuka untuk masyarakat Tangsel. KedaiPena. Com – Untuk meningkatkan minat masyarakat Tangerang Selatan dalam merancang busana, Kamar Dagang dan Industri Prospetto Baru Kota Tangerang Selatan meluncurkan kelas perancang busana. Ia sendiri mendapat inspirasi dari kain khas Kalimantan Selatan yang penuh oleh filosofi yang menggambarkan kekuatan juga keramahan dari masyarakat Sumba melalui tenun. Vivi Zubedi, seorang wanita yang mengawali karier sebagai mantan akuntan dan memutar haluan jadi seorang perancang busana.

Kini, melalui karya-karyanya, Tasya pun semakin diketahui telah turut ambil andil melestarikan Ulos Batak menjadi turunan tradisi, melalui sentuhan tangannya dengan memadupadankan kain tenunan ulos ke busana rancangan. Gadis berusia twenty-three tahun ini, tinggal pada Silangkitang, Kecamatan Sipoholon Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Dari sana, tempat sanggar seninya, ia telah melahirkan rancangan busana sembari melestarikan warisan leluhur, dengan mengelaborasikan kain tenunan ulos yang modis dan bernuansa kekinian. Anastasya C Angel Simanjuntak, mengenakan busana hasil rancangannya, melalui menggunakan ulos pelangi “Ragi Huting”, di salah satu acara fashion show, di Objek Wisata Sipinsur, Humbang Hasundutan. Ragam menswear dri Rigio jadi salah 1 mode fesyen yang mengidekan karya anak negeri.

Ia juga membentuk busana berbentuk awan dari helaian kain tipis transparan organza, jenis kain favoritnya. Teknik cetak tersebut pertama kali ia praktikkan untuk koleksi musim semi 2010 bertajuk Radiasion Invation. Usai peragaan, sedikit busana kembali ditampilkan dalam eksebisi Met Costume Company yang bertema Manus back button Machina. Menurut laporan Nyc Times, van Herpen ialah desainer adibusana pertama yang konsisten menjajaki teknik tersebut. Setahun setelahnya, ia merilis Skeleton Dress, sebuah saluran berbentuk kerangka manusia yg diproduksi mesin 3D. Tak sepenuhnya keliru jika teknik kerja van Herpen mirip ilmuwan, atau lebih tepatnya inovator. Ia bukan tipe perancang busana yang selalu mengunjungi pusat tekstil untuk mencari kain, alih-alih rutin datang ke berbagai labor sains untuk mencari inspirasi berkarya.

Barli juga memiliki label “B Homme” untuk busana pria, juga “B by Barli Asmara” untuk busana muslimah. Sejak itu, peragaan busana van Herpen oleh karena itu perbincangan di media sosial. Seolah tidak ada desainer lain yang memperagakan busana di Couture Show Rome 2019. Inspirasinya kali ini adalah Harmonia Macrocosmica, atlas perbintangan bikinan Johannes Janssonius di 1660. Bentuk orbit yang ada di atlas tersebut serupa dengan potongan busana yang melekat di tubuh model van Herpen.

Sergio Berlino jadi salah 1 creative direction untuk brand name ini menghadirkan busana dalam kekinian dengan warna-warna redup. Telah bergelut dengan lingkungan fesyen sejak lama, Titie Sapoetra mengikuti sejumlah gelaran fashion show, seperti Jakarta Fashion Week, dan Fashion Division Paris Fashion Display Spring Summer 2019. Eksplorasi potongan busananya pun ngakl biasa, sehingga memberikan khas dari semua rancangannya. Membuat muslim wear, perempuan kelahiran tahun 1993 ini sudah mengikuti ragam fashion display ternama seperti Jakarta Islamic Fashion Week, Indonesia Islamic Fashion Fair dan Philippines Fashion Week. Selain ngetren di dalam negeri, pendiri label busana ‘Aprilia’ tersebut pun telah dikenal di berbagai negara seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Diantara sejumlah nama tersebut, berikut sederet desainer transformación Indonesia yang karyanya memikat untuk disimak dan pun menginspirasi.

Read More